Apa itu Cinta?
Bagi
sebagian orang makna cinta merupakan rasa ingin memiliki antara satu sama lain
makhlu tuhan yang lain jenis, dengan rasa itu mereka yakin mereka mampu menempu
hidup ini dengan modal cinta. Hal ini nyata terjadi pada saudara laki-laki saya
yang mengorbankan keluarga, adik-adik, bahkan kedua orang tuanya yang tengah
sakit. Dia tidak peduli lagi yang penting cinta kami bersatu kata beliau. Bagaimana
pandangan kali wahai pembaca dengan tindakan saudara itu apakah begitu
pentingnya cinta sampai sebegitunya.?
Di
dalam sebuah buku “ya Allah Aku Jatuh Cinta” karangan Burhan Sodiq terdapat
berbagai cerita tragis mengenai cinta antara dua makhluk Allah di muka bumi. Ada
yang rela mati bersama di lindas kereta api dan di dalam genggaman sang laki-laki
terdapat selembar surat yang bertuliskan kami rela mati demi cinta kami hingga
akhir hayat dan kuburkan tubuh kami tanpa harus dipisahkan, apakah itu
dinamakan keterharuan didalam cinta. Namun menurut saya hal itu merupakan hal
bodoh dan berdosa, sebagai mana didalam hadis mengatakan bunuh diri merupakan
dosa besar yang tidak bisa di hapuskan bagaimanapun alasannya.
Saya
yakin pembaca akan bertanya “emang lo gak pernah jatuh cinta”, yah saya pernah
jatuh cinta. Namun saya menganggap rasa cinta saya pada lain jenis itu hanyalah
persaan sayang saja, toh rasa sayang tidak perlu memaksa untuk memiliki Karena
rasa sayang itu akan menimbulkan rasa bahagia ketika mereka yang kita sayang
bahagia, meskipun mereka yang kita sayang menjadi pendamping hidup kita maka
itu merupakan karunia Allah pada kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar